Pembatalan Perkawinan Oleh Ayah Kandung

Pembatalan Ikrar Wakaf
January 19, 2020
Gugatan Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
January 21, 2020
Show all

Pembatalan Perkawinan Oleh Ayah Kandung

Pertanyaan :

Assalamualaikum

Saya ingin bertanya, putri saya telah melangsungkan perkawinan menurut hukum islam tanpa sepengetahuan dan tanpa dihadiri oleh saya sebagai ayah kandung, apakah perkawinan tersebut bisa saya batalkan?

Jawaban :

Waalaikumussalam Wr. Wb

Ketentuan hukum mengenai pembatalan perkawinan diatur dalam UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Berdasarkan pertanyaan Bapak akan kami jelaskan sebagai berikut:

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

Pasal 2 ayat 1 menjelaskan Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu. Perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat untuk melangsungkan pernikahan.

Pasal 22 menyatakan Perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan.

Pasal 26 ayat (1) menyatakan perkawinan yang dilangsungkan dimuka pegawai pencatat perkawinan yang tidak berwenang, wali nikah yang tidak sah atau yang dilangsungkan tanpa dihadiri oleh 2 (dua) orang saksi dapat dimintakan pembatalannya oleh para keluarga dalam garis keturunan lurus keatas dari suami atau isteri, jaksa dan suami atau isteri;

Kompilasi Hukum Islam

Pasal 71  (e) Kompilasi Hukum Islam menyatakan suatu perkawinan dapat dibatalkan apabila perkawinan dilangsungkan tanpa wali atau dilaksanakan oleh wali yang tidak berhak;

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan batalnya suatu perkawinan hanya dapat diputuskan oleh Pengadilan.

Kesimpulan

Apabila perkawinan yang dilaksanakan tanpa dihadiri dan tanpa diketahui oleh ayah kandung selaku wali nikah dari pihak wanita maka perkawinan tersebut dapat dibatalkan dengan cara mengajukan gugatan pembatalan perkawinan melalui Pengadilan Agama karena perkawinan tersebut dilangsukan tanpa wali atau dilaksanakan oleh wali yang tidak berhak sehingga bertentangan dengan hukum Islam.

Demikian penjelasan dari kami semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now
Whatsapp