Mengaku Untuk Modal Kerja Ternyata Pekerjaan Tersebut Tidak Ada

Gugatan Membayar Sejumlah Uang Dalam Mata Uang Asing
January 3, 2020
Syarat Mengajukan Permohonan Izin Poligami Ke Pengadilan Agama
January 3, 2020
Show all

Mengaku Untuk Modal Kerja Ternyata Pekerjaan Tersebut Tidak Ada

Sanksi pidana bagi seseorang yang mengaku mempunyai pekerjaan kemudian mengajak seseorang untuk bekerjasama dengan meminta uang untuk modal kerja ternyata pekerjaan yang dikatakan tersebut tidak ada sehingga merugikan orang lain yang telah memberikan modal, maka perbuatan tersebut dapat diancam dengan pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP yang berisi:

Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Salah satu contoh kasus sebagai berikut:

Berawal dari Terdakwa mendatangi Korban mengajak untuk bekerjasama dalam hal pekerjaan Pasar pada PT. PLB dan membuat rumah staf di PT. PLB dengan cara menyertakan modal terlebih dahulu kepada Terdakwa untuk pekerjaan tersebut dengan perjanjian bagi hasil jika mendapatkan keuntungan. Terhadap ajakan Terdakwa tersebut korban tertarik dan sepakat kemudian terdakwa meminta sejumlah uang sebagai modal kerja kepada korban sebesar Rp. 101.000.000 (seratus satu juta rupiah) berdasarkan bukti kwitansi asli yang ditandatangani oleh terdakwa diatas materai 6000.

Beberapa bulan kemudian korban mendatangi perusahaan tersebut untuk mengkonfirmasi mengenai pekerjaan yang dijanjikan oleh Terdakwa lalu staf dari perusahaan tersebut menyatakan kepada korban bahwa pekerjaan tersebut tidak ada. Ternyata terdakwa telah menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadinya bukan untuk melakukan pekerjaan seperti yang diceritakan kepada korban. Korban kemudian meminta kembali uangnya akan tetapi terdakwa tidak mau mengembalikan uang tersebut kepada korban sehingga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang.

Atas perbuatan Terdakwa tersebut Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP sehingga majelis hakim menjatuhkan pidana kepada Terdakwa karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan.

Referensi:

Putusan Nomor 64/Pid.B/2019/PN Sk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now
Whatsapp